Kebutuhan data center di Indonesia mengalami peningkatan. Di masa pandemi ini semakin banyak kebutuhan data center terutama dengan meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis online mulai dari meeting, pembelajaran, hingga perbelanjaan. Dengan banyaknya aplikasi digital yang memanfaatkan cloud service, Indonesia memiliki potensi menjadi pasar layanan cloud berskala besar di dunia. Data center di Indonesia memang sedang menjadi perhatian lebih. Pemerintah saat ini sedang dalam proses politik untuk segera membuat aturan tentang perlindungan data di Indonesia.
Perusahaan-perusahaan besar kelas dunia juga ikut meramaikan pasar data center di Indonesia. Terdapat beberapa perusahaan besar yang telah melirik Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pasar yang potensial. Beberapa perusahaan domestik juga tengah mengembangkan industri data centernya di wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya seperti:
1. Telkom
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan data center neuCentrIX (Neutral Cloud & Internet Exchange). Data center ini merupakan data center Telkom yang ke-18 di Indonesia. Kehadiran neuCentriIX untuk mewujudkan misi mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomis, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Data center neuCentrIX juga dipergunakan untuk mengorkestrasi ekosistem digital demi memberikan pengalaman digital terbaik pada pelanggan. Tidak hanya itu Telkom juga tengah membangun data center dengan kapasitas terbesar di Indonesia di daerah Cikarang.
2. Google
Google resmi mengoperasikan data center pertamanya di Indonesia pada Juni 2020. Data center ini dipakai untuk keperluan Google Cloud dan dilengkapi dengan fitur keamanan dan privasi data serta teknologi kecerdasan buatan. Google Cloud adalah platform layanan komputasi awan yang infrastrukturnya digunakan juga oleh Google untuk produk internalnya.
3. Amazon
Amazon membawa layanan berbasis cloudnya yaitu Amazon Web Services (AWS) ke Indonesia. Saat ini Amazon tengah membangun infrastruktud data centernya di Jawa Barat. Nilai investasi Amazon sekitar Rp 30-40 triliun untuk mendukung bisnis komputasi awan. Data center oleh Amazon tidak hanya akan melayani wilayah Indonesia saja, tapi juga beberapa negara lain di Asia Tenggara. Country Leader Amazon Web Service (AWS) Indonesia Gunawan Susanto memastikan bahwa AWS akan membuka data center pertamanya di Indonesia pada akhir 2021.
4. Alibaba
Alibaba Cloud, berencana mendirikan data center atau pusat data ketiga di Indonesia pada awal 2021. Kehadiran data center ke-3 Alibaba Cloud ini akan menawarkan beberapa kemampuan, mulai dari database, computing, network, dan data analytics. Dengan adanya data center ke-3 ini Alibaba menambah nilai investasinya di Indonesia sebesar 28 Miliar USD atau sekitar 403,6 triliun rupiah. Saat ini Alibaba cloud telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Indonesia yang diantaranya adalah Adira Finance, Astra Financial, Indonet, Amar Bank, dan Tokopedia.
5. Tencent
Tencent melalui anak usahanya Tencent cloud resmi mengumumkan peluncuran Internet Data Center (IDC) pertamanya di Indonesia. Senior Vice President Tencent Cloud Internasional Poshu Yeung mengatakan Indonesia merupakan negara dengan potensi pangsa pasar teknologi cloud yang besar dan bertumbuh cepat. Data Center yang dibangun di Indonsia ini akan digunakan untuk solusi cloud serta pemenuhan kebutuhan bisnis di Indonesia dan wilayah Asia. IDC Tencent Cloud terletak di pusat bisnis Jakarta dan telah beroperasi melengkapi akses backbone serta jaringan dari semua penyedia layanan internet utama di Indonesia dan global.
6. DCI Indonesia
PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) mengumumkan pembangunan lokasi kedua hyperscale data center kampus DCI di daerah Karawang. Dengan adanya data center baru ini, DCI mampu memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia di tengah percepatan digitalisasi dengan menyediakan hyperscale data center campus berkapasitas lebih dari 1000 Megawatt. DCI Indonesia juga melakukan inovasi dengan mulai melakukan pengoperasian data centernya menggunakan energi terbaharukan.
7. Microsoft
Microsoft resmi mengumumkan akan membangun data pusat data center pertamanya di Indonesia. Rencana pembangunan data center Microsoft merupakan langkah investasi paling signifikan Microsoft selama 26 tahun di Indonesia. Pusat data di Indonesia ini akan menjadi bagian dari infrastruktur cloud global Microsoft yaitu Microsoft Azure. Dengan tersedianya pusat data Microsoft di Indonesia memungkinkan pelanggan di Indonesia memiliki akses yang lebih cepat ke layanan Microsoft Azure serta dapat menyimpan datanya di Indonesia.
Dengan banyaknya pemain besar data center yang masuk ke Indonesia membuat Indonesia menjadi tempat yang prospektif untuk melakukan bisnis terutama untuk bisnis yang berbasis digital. Data center dapat menjadi gerbang utama dalam melindungi data dari segala macam ancaman, baik bencana alam atau bencana lain yang berpotensi menimpa perusahaan.
Referensi: Kompas.com, Katadata.co.id, Tribunnews.com, Viva.co.id




