Industri Farmasi

Proyeksi tren permintaan sub sektor Industri Farmasi ke depan, dari hasil analisis Deloitte (2020) menunjukkan beberapa potensi disrupsi yang akan mengubah model bisnis di industri farmasi, seperti kemajuan teknologi untuk early detection, terapi kuratif, dan digital therapeutics yang dapat menurunkan permintaan akan obat, dan juga adanya penggunaan teknologi yang highly sophisticated (seperti robot, nano technology, tissue engineering) akan mendominasi dunia medis.

Strategi transformasi sub sektor Industri Farmasi yang di lakukan, pengembangan bioteknologi, AI dan digitalisasi, salah satunya untuk mempercepat pencarian kandidat molekul dan jalur sintesa obat baru. Pengembangan produk obat secara kontinyu, dengan focus pada peningkatan yield, pengurangan waktu proses produksi, dan alternatif rute sintesa dengan material intermediate yang lebih murah (efisiensi BBO). Pengembangan standar kompetensi dan sertifikasi pekerja industri farmasi.

 

Sumber: bappenas.go.id


Related Post

Groundbreaking CATL Pabrik Baterai Mobil Listrik - 29 Juni 2025

Groundbreaking CATL Pabrik Baterai Mobil Listrik - 29 Juni 2025

Strategi Pengembangan Kawasan Industri di Indonesia: Tantangan, Inovasi, dan Keberlanjutan

Strategi Pengembangan Kawasan Industri di Indonesia: Tantangan, Inovasi, dan Keberlanjutan

Proyeksi dan Strategi Pengembangan Kawasan Industri Indonesia 2025-2029

Proyeksi dan Strategi Pengembangan Kawasan Industri Indonesia 2025-2029