3 Distribution Chains to be Maximized to Reduce Production Cost

Setiap perusahaan besar maupun kecil yang bergerak di bidang pengolahan atau industri tentu melakukan proses dan pengolahan bahan baku, serta bahan-bahan pendukung lainnya. Aktivitas ini bertujuan untuk membuat sebuah produk dengan menggunakan bahan baku, tenaga kerja, hingga mesin dan peralatan lainnya.

Pada setiap tahapan proses, produksi ini jelas membutuhkan biaya. Beberapa di antaranya tidak dapat dihindari oleh perusahaan. Misalnya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya produksi lainnya. Tidak jarang pula sebuah perusahaan membutuhkan biaya yang lebih tinggi dari yang dianggarkan sebelumnya.

Sementara sudah bukan rahasia lagi jika biaya produksi dan logistik dari tahun ke tahun terus meningkat. Mahalnya proses ini jelas berdampak pada meningkatnya harga jual produk. Sayangnya, konsumen ingin harga dapat tetap stabil.

Untuk menyelesaikan keadaan ini, perusahaan sebenarnya bisa menekan biaya produksi karena tidak jarang terjadi pemborosan di berbagai bidang, misalnya pemborosan bahan baku, pemborosan penggunaan mesin dan peralatan, pemborosan modal dan waktu kerja perusahaan, dan masih banyak hal lainnya.

Langkah inilah yang dikenal sebagai Optimize Supply Chain atau mengoptimalkan rantai distribusi. Rantai ini sebenarnya merupakan sebuah sistem koordinasi yang terdiri dari berbagai hal, mulai dari sumber daya manusia, aktivitas, informasi, dan sumber-sumber daya lainnya yang berhubungan dalam proses produk atau jasa.

Tujuan utama dari pengoptimalan rantai distribusi ini adalah untuk memenuhi permintaan konsumen melalui efisiensi sumber daya yang ada sehingga biaya produksi dapat dikurangi. Nah, bagaimana cara mengurangi biaya produksi hanya dengan memaksimalkan rantai distribusi yang ada? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Meminimalisir Penggunaan Bahan Baku

Dalam sebuah produksi barang atau jasa, bahan baku sebenarnya memegang peranan penting dan menjadi salah satu pengguna anggaran terbanyak. Sebenarnya dengan meminimalisir penggunaan bahan baku, maka biaya produksi pun dapat ditekan.

Meminimalisir bahan baku bukan berarti memakai bahan baku berharga murah sebab hal ini justru mengurangi kualitas produk. Belilah bahan baku berkualitas baik dengan mencari distributor yang harga barangnya sedikit lebih murah namun tetap berkualitas.

Menekan Ongkos Tenaga Kerja

Secara umum, ada dua penyebab tingginya biaya tenaga kerja, yakni penempatan mesin dan peralatan produksi yang tidak tepat serta suasana kerja yang tidak kondusif sehingga para pekerja tidak merasa nyaman dalam bekerja.

Untuk menekan ongkos tenaga kerja bukan berarti perusahaan mengurangi jumlah tenaga yang ada. Ada baiknya jika melakukan pembenahan terhadap penempatan mesin dan peralatan agar dapat bekerja secara efektif.

Selain itu, benahi tata ruang kerja agar tenaga kerja lebih nyaman dan produktif. Pasalnya, semua hal ini akan berdampak pada biaya karena terjadi pemborosan waktu dalam bekerja.

Menghemat Biaya Transportasi

Terakhir, biaya transportasi seperti pengiriman bahan ke pabrik atau pendistribusian barang ke konsumen. Proses transportasi ini tak disangka juga menghabiskan banyak anggaran perusahaan. Olehnya itu, ada baiknya untuk mengevaluasi sistem transportasi yang digunakan.

Beberapa indikatornya antara lain seberapa efektif proses pengiriman dengan menggunakan moda transportasi yang digunakan saat ini dan apakah perusahaan telah mendapatkan harga terbaik dari vendor transportasi yang ada.

Nah, itu beberapa bagian dari rantai distribusi sebuah perusahaan yang dapat ditekan sehingga biaya produksi pun lebih efisien. Cara lain untuk mengurangi biaya ini adalah dengan memanfaatkan penyedia jasa logistik di gudang Karawang tepatnya di Karawang New Industry City (KNIC).

Hal ini disebabkan oleh konsep yang ditawarkan KNIC di mana sebuah kota industri yang terintegrasi kelas dunia sehingga mampu menghadirkan infrastruktur berkelas untuk menjaga efisiensi anggaran dari sebuah perusahaan.


Related Post

AI Dorong Pertumbuhan Industri Data Center di Indonesia

AI Dorong Pertumbuhan Industri Data Center di Indonesia

Pengembangan Industri Nikel Mendukung Masa Depan Kendaraan Listrik Indonesia

Pengembangan Industri Nikel Mendukung Masa Depan Kendaraan Listrik Indonesia

Kestabilan Ekonomi Menjadi Pendorong Utama Perkembangan Industri EV Indonesia

Kestabilan Ekonomi Menjadi Pendorong Utama Perkembangan Industri EV Indonesia